pilarbalinews.com

Today: 29 April 2026

Kolaborasi Sinergi TPID Gianyar dan BI, Kendalikan Inflasi Jelang HBKN

Sinergi pengendalian inflasi dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar bersama Bank Indonesia Provinsi Bali.

Kegiatan diadakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gianyar, Jumat (13/3/2026) di Ruang Kerja Wakil Bupati Gianyar.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, S.H, dan dihadiri Deputi Direktur BI Bali, Muhamad Shiroth, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Gianyar, Drs. I Kadek Alit Wirawan, MAP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar Ir. I Gusti Ayu Dewi Hariani, M.Si, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Raka Suryadiputra, Kepala BPS Kabupaten Gianyar Maria Iin Maidiana, jajaran Forkopimda, serta perangkat daerah anggota TPID Kabupaten Gianyar.

Wakil Bupati Gianyar menyampaikan apresiasi kepada TPID Kabupaten Gianyar dan Bank Indonesia Provinsi Bali atas sinergi, dukungan dan pendampingan dalam berbagai pelaksanaan program TPID di Kabupaten Gianyar.

“Pengendalian inflasi merupakan upaya bersama yang memerlukan koordinasi dan komitmen seluruh pihak,” ucapnya.

Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nyepi dan Idul Fitri, seluruh perangkat daerah diharapkan memperhatikan perkembangan harga bahan pokok serta memastikan ketersediaan pasokan agar tidak terjadi gejolak harga yang signifikan di masyarakat.

“Perangkat daerah dan jajaran Forkopimda untuk terus berkoordinasi guna mengantisipasi potensi penimbunan barang serta memastikan kelancaran distribusi pasokan di Kabupaten Gianyar,” terangnya.

BACA JUGA  Jalan Sehat Dies Natalis Ke-23 ITB STIKOM Bali, Dukung Program Pemprov Bali: Satu Keluarga Satu Sarjana

Senada dengan hal tersebut, Deputi Direktur BI Bali, Muhamad Shiroth menerangkan apresiasi atas komitmen Pemkab Gianyar dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah, khususnya menjelang HBKN.

“Kabupaten Gianyar sebagai salah satu sentra pariwisata, sehingga kebutuhan pangan tidak hanya untuk masyarakat Gianyar namun juga wisatawan yang datang. Gianyar tercatat surplus untuk produksi padi, bahkan memasok kebutuhan daerah lain. Namun untuk beberapa komoditas lainnya, seperti hortikultura, sebagian dipenuhi pasokannya dari daerah lain,” katanya.

Ia menekankan perhatian pada sejumlah komoditas menjelang HBKN, antara lain cabai, daging ayam ras, dan bawang merah.

“Selain peningkatan permintaan menjelang HBKN, beberapa risiko yang perlu diantisipasi antara lain dinamika geopolitik global, faktor cuaca, dan efisiensi rantai pasok,” beber Deputi Direktur BI Bali, Muhamad Shiroth.

Memperkuat pengendalian inflasi, BI Bali mendorong optimalisasi Operasi Pasar dengan prinsip 3T (tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran), Penguatan kerja sama antar daerah (KAD) intra dan luar Bali, termasuk mendorong pembentukan Perumda Pangan dan/atau sinergi dengan Perumda Pangan lain di Bali, serta komunikasi untuk pembentukan ekspektasi masyarakat.

Dari sisi pasokan ,Kadis Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kab. Gianyar Ir. I Gusti Ayu Dewi Hariani, M.Si., menjelaskan secara umum ketersediaan bahan pangan pokok di Kabupaten Gianyar berada dalam kondisi aman dan terkendali, dengan stok beras diperkirakan mencukupi hingga tiga bulan ke depan.

BACA JUGA  Satu Korban Luka Serius, Truk Mixer Tabrak Motor Scoopy

“Dalam rangka memperkuat ketersediaan pangan, pemerintah daerah secara rutin melakukan pemantauan pasokan melalui enumerator dan Rumah Pangan Kita
(RPK),” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Anak Agung Gde Raka Suryadiputra memaparkan perkembangan harga bahan pokok dan barang penting lainnya.

“Pemantauan di sejumlah pasar pada minggu kedua Maret, secara umum harga komoditas terkendali. Hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, dan bunga pacar, namun kenaikannya relatif terbatas,” ucapnya.

Upaya menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kabupaten Gianyar secara rutin menyelenggarakan kegiatan pasar murah jelang HBKN dengan prinsip 3T yang menyasar desa-desa, serta merencanakan pelaksanaan beberapa kegiatan pasar murah sepanjang tahun 2026.

Selanjutnya, Kepala BPS Kabupaten Gianyar Maria Iin Maidiana memaparkan perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Gianyar dan karakteristik pola konsumsi masyarakat Gianyar yang menunjukkan kecenderungan konsumsi makanan dan minuman jadi. PBN001

Ket Foto: BI bersama Pemkab Gianyar, komitmen memperkuat sinergi pengendalian inflasi daerah dan stabilitas harga, Jumat (13/3/2026).