pilarbalinews.com

Today: 14 May 2026

BI Dorong Literasi dan Aksi Nyata Generasi Muda di World Book Day 2026

Ket Foto: Tampak suasana World Book Day 2026 digelar Bank Indonesia di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Rabu (13/5/2026).

Bedah buku dalam rangka World Book Day 2026 digelar Bank Indonesia dalam upaya meningkatkan pengalaman literasi, lingkungan hingga komunitas, Rabu (13/5/2026) di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar.

Tema diusung ‘Bali Local Vibes, Global Tribel – Rooted in Local Harmony, Reaching Global Impact’. Menghadirkan dua pembicara, yakni: Melati Wijsen selaku Founder of Youthtopia & Author of Change Starts Now dan Ajung Santhika selaku Founder of Amara Cinta Semesta Bali Foundation.

Yusuf Wicaksono H, selaku Deputi Direktur Bank Indonesia Provinsi Bali mengatakan sesuai tema yang diusung terinspirasi dari ajaran Tri Hita Karana, di mana manusia menjaga harmoni dengan Tuhan, harmoni dengan alam, dan harmoni dengan manusia.

BACA JUGA  Jalani Sidang 9 Bulan, Advokat Ipung Menang Kasasi dari PT BTID hingga Walikota Denpasar

“Melalui literasi ini masyarakat diajak untuk memahami tantangan sosial dan lingkungan di Bali, termasuk menumbuhkan kesadaran dasar dapat dimulai dari aksi perdana yang berdampak nyata. Seperti pengelolaan sampah yang berdampak kepada lingkungan, dan lainnya,” ucap Yusuf.

Yusuf menerangkan melalui kolaborasi lokal dan global, diharapkan Bali mampu menghadirkan inspirasi serta solusi yang relevan. Bukan saja bagi masyarakat lokal, tetapi juga dunia.

“Kami menghadirkan dua pembicara yang tentunya berbagi pengalaman dan berdampak positif untuk masa depan. Melalui kesadaran literasi dan workshop ini, kami harapkan workshop ini bisa bermanfaat berkelanjutan untuk masyarakat Bali. Kami juga ada perpustakaan keliling untuk meningkatkan budaya membaca masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA  Celebrate Wonderful Indonesia Exclusive Offer, Liburan Menyenangkan di Fairfield by Marriott Bali Legian Bali

Sementara itu, pembicara Melati Wijsen selaku Founder of Youthtopia & Author of Change Starts Now dalam pemaparannya mengajak generasi muda untuk menyadari dini dan bergerak untuk kebersihan sampah plastik di masyarakat Bali.

“Bali merupakan pulau yang indah, tetapi kita lihat realitas soal sampah hari ini. Kita melibatkan generasi muda lewat gerakan bye bye sampah, apalagi 40 negara telah melarang sampah plastik. Melalui aturannya sudah ada, tinggal implementasinya saja sekarang,” terangnya.

Sedangkan pembicara Ajung Santhika selaku Founder of Amara Cinta Semesta (ACS) Bali Foundation menekankan gerakan sorting, recycling, dan eliminating waste through innovative technology.

@pilar_bali_news

@pilarbalinews

Pilar Bali News