Ket Foto: Bali menuju Digital, BALIDIGIFEST 2026 memperkuat ruang kolaborasi Pemerintah dan Perguruan Tinggi.
Kecerdasan buatan untuk budaya Bali, pengembangan sistem cerdas, industri gim, hingga konten kreator digital menjadi benang merah rangkaian Roadshow BALIDIGIFEST 2026 di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui pembahasan lintas bidang, rangkaian ini membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenali hubungan antara perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, dan kekuatan kreativitas lokal.
Roadshow tersebut merupakan bagian dari pre-event Bali Digital Festival atau BALIDIGIFEST 2026, agenda Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali.
Primakara University bertindak sebagai penyelenggara (organized by). Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan teknologi dan menumbuhkan ekosistem digital kreatif Bali.
Rangkaian agenda kampus ini dijadwalkan di empat lokasi, yakni INSTIKI pada 14 Oktober 2026, Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) pada 20 Oktober 2026, serta Universitas Hindu Indonesia (UNHI) dan ISI Bali pada 21 Oktober 2026.
Masing-masing agenda menawarkan topik berbeda yang menghubungkan keilmuan kampus dengan peluang pengembangan inovasi digital.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Ir. Gede Pramana, S.T., M.T., menyampaikan dukungan terhadap kolaborasi perguruan tinggi dalam rangkaian BALIDIGIFEST 2026.
“Kami menyambut baik kolaborasi perguruan tinggi dalam Roadshow BALIDIGIFEST 2026. Kami bangga kampus menjadi bagian dari ruang tumbuhnya talenta digital Bali. Harapannya, mahasiswa dapat mengembangkan gagasan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, serta tetap menjaga budaya dan jati diri Bali. Semangat belajar dan berinovasi inilah yang perlu terus kita dukung bersama,” ujar Gede Pramana.
Di INSTIKI, agenda mengangkat topik Ngupapira Gumi Bali: Ketika AI Menjaga Budaya dan Krama Bali serta Inovasi Berakar dari Budaya Kita.
Agenda ini mencantumkan Dr. Ir. I Putu Agus Eka Darma Udayana, S.Kom., M.T., IPM., dan Ir. Ida Bagus Ary Indra Iswara, S.Kom., M.Kom., sebagai narasumber, dengan lokasi kegiatan di Aula Kampus INSTIKI.
Kedua topik tersebut membuka ruang untuk melihat budaya sebagai sumber gagasan inovasi.
Pengembangan teknologi dapat diarahkan pada kebutuhan pelestarian pengetahuan lokal, perluasan akses informasi budaya, dan pelayanan bagi masyarakat Bali.
Dengan pendekatan ini, kreativitas digital tumbuh bersama pemahaman terhadap konteks serta nilai yang hidup di masyarakat.
Agenda di Undiknas memuat topik Merancang Cyber-Physical System: Mengubah Masalah Lapangan Menjadi Purwarupa Cerdas dan Hilirisasi Inovasi: Strategi Bisnis, Adopsi Masyarakat, dan Kolaborasi Lintas Disiplin.
Narasumber dalam agenda ini ialah M. Haekal Dzaky, Asisten Manajer Bank Indonesia; Ir. Gede Humaswara Prathama, S.T., M.T.; serta Ir. Anak Agung Adi Wiryya Putra, A.Md., S.Pd., M.Pd., dengan moderator Ni Wayan Suprianingsih, S.Si., M.Si.
Secara substansi, tema ini menghubungkan proses mengenali masalah nyata dengan perancangan sistem yang memadukan perangkat fisik dan komputasi digital.
Pembahasan hilirisasi kemudian memperluas perhatian pada kebutuhan pengguna, kelayakan bisnis, penerimaan masyarakat, dan kolaborasi lintas keahlian agar gagasan memiliki jalan menuju penerapan.
Di UNHI, fokus agenda beralih pada Realisasi AI sebagai Asisten di Industri Game dan AI untuk Meningkatkan Produktivitas Dunia Digital. Narasumber dalam agenda ini ialah I Made Ochlan Pramana Putra, S.Kom., serta I Putu Mahendra Adi Wardana, S.Pd., M.Kom.
Topik ini memberi ruang pembahasan mengenai AI sebagai alat bantu dalam alur kerja kreatif dan digital, dengan tetap memerlukan penilaian manusia terhadap kualitas, ketepatan, dan orisinalitas hasilnya.
Sementara itu, agenda di ISI Bali mengangkat Konten Kreator Digital serta Ide dan Implementasi Inovasi Digital.
Narasumber dalam agenda ini ialah Putu Wahyuning Sri Purnami, S.Ds., M.Sn., dan Dr. I Komang Try Adi Stanaya, S.Kom., M.Kom. Kedua topik tersebut menghubungkan pengembangan ide, penyusunan pesan, pemilihan media, dan langkah implementasi agar kreativitas dapat berkembang menjadi karya digital yang relevan bagi audiens.
Melalui keragaman topik tersebut, BALIDIGIFEST 2026 menempatkan perguruan tinggi sebagai bagian penting dalam pengembangan ekosistem digital kreatif Bali.
Pemprov Bali bersama Primakara University sebagai organized by mendorong terbukanya ruang pertemuan antara teknologi, seni, budaya, dan kebutuhan masyarakat. Informasi rangkaian roadshow berikutnya dapat diikuti melalui Instagram @balidigifest.
Kampusmu kapan? Nantikan agenda kunjungan berikutnya melalui kanal resmi BALIDIGIFEST 2026. PBN001/rls