Ket Foto Ist: Imigrasi Ngurah Rai dan BNN Bali mengamankan WN Ukraina, DB (32) memiliki alat narkotika dan overstay, ditindak sesuai hukum berlaku, Senin (20/4/2026).
Patroli keimigrasian Dharma Dewata, konsisten digelar sebagai komitmen Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, dalam menjaga ketertiban hukum dan keamanan.
Imigrasi Ngurah Rai berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Bali, berhasil mengamankan Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina inisial DB (32),
Diduga DB terlibat penyalahgunaan narkotika dan melanggar izin tinggal, pada Sabtu (18/04).
Informasi dihimpun dari BNN, mengenai aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan.
Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai, bergerak menuju villa di kawasan Canggu pada Pukul 15.00 Wita.
Di lokasi, tim berkoordinasi intensif dengan pihak keamanan villa dan personel BNN dalam melakukan penjemputan DB.
Pemeriksaan di kamar DB, petugas menemukan satu alat bantu penggunaan obat terlarang yang diduga telah digunakan.
Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika di lokasi. Pemeriksaan lebih mengungkap pelanggaran keimigrasian, yaitu DB telah tinggal di Indonesia melebihi batas waktu izin tinggal yang diberikan (overstay) selama 66 hari.
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan bahwa DB telah dibawa ke Kantor Imigrasi, untuk menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Kami tidak memberikan toleransi bagi warga asing yang melanggar aturan hukum di Indonesia, baik itu pelanggaran izin tinggal maupun keterlibatan dalam tindak pidana lainnya. Akibat pelanggaran tersebut, yang bersangkutan akan dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dan penangkalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” beber Bugie.
Ke depannya, Kantor Imigrasi Ngurah Rai akan bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan Bali, tetap menjadi destinasi aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus pelanggaran hukum keimigrasian.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Beliau menegaskan visi positif di balik program patroli ini.
“Patroli Keimigrasian Dharma Dewata adalah langkah nyata kami dalam merawat marwah dan keharmonisan Pulau Dewata. Kami ingin memastikan bahwa Bali tetap menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi wisatawan manca negara yang datang dengan niat baik dan menghormati hukum serta kearifan lokal. Melalui pengawasan yang terukur dan sinergi antar-instansi, kita bersama-sama membangun pariwisata Bali yang berkualitas dan berkelanjutan,” pungkasnya. PBN001