pilarbalinews.com

Today: 12 May 2026

Usung Tema Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha, Presiden Prabowo Diundang Membuka PKB Ke-48 Tahun 2026

Ket Foto Ist: Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Bali Nyoman Giri Prasta, mengundang Presiden RI Ke-8 Prabowo Subianto, pada pembukaan PKB Ke-XLVIII Tahun 2026.

Gubernur Bali Wayan Koster berharap Presiden RI Ke-8 Prabowo Subianto, dapat membuka resmi pelaksanaan PKB XLVIII Tahun 2026. PKB merupakan ajang kebanggaan pelestarian kesenian, adat dan budaya daerah Bali, yang rutin diadakan setiap tahunnya.

“Saya berharap Presiden Prabowo Subianto bisa hadir membuka pawai Pesta Kesenian Bali,” ucap Koster di dampingi Wagub Bali Nyoman Giri Prasta, pada Rapat Pleno Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026, Selasa (12/5) pagi di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar.

Melalui momentum PKB Ke-48 Tahun 2026, ini diusung tema: ‘Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha’ dengan diikuti 20.929 seniman dari 673 sekaa.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana dalam laporannya menyampaikan XLVIII Tahun 2026 mengusung tema ‘Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha’, yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna. Tema ini berfokus pada penyucian jiwa, nilai refleksi, dan pemuliaan diri melalui aktivitas seni yang berkaitan dengan kesucian.

BACA JUGA  Aksi Nyata di Pantai Sindhu, CIMA Bali Kompak Bersih-bersih Sampah Organik dan Anorganik

“Tema ini dimaknai sebagai upaya pemuliaan jiwa manusia menuju keadaan yang paripurna, jernih, dan suci. Dalam perspektif kosmologi Bali, Atma Kertih dimaknai sebagai proses penyucian dan peneguhan kualitas batin manusia agar selaras dengan nilai-nilai kebenaran, kebijaksanaan, dan harmoni semesta,” ucap Ida Bagus Alit Suryana.

Ia berharap melalui tema ini, PKB Tahun 2026 menegaskan peran seni dan budaya sebagai medium spiritual sekaligus ekspresi estetika yang menuntun manusia pada kesadaran diri yang luhur (sidha parisudha), yakni jiwa yang telah mencapai kemurnian melalui olah rasa, cipta, dan karsa.

“Dengan demikian, karya-karya seni yang dihadirkan tidak hanya menjadi perayaan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang refleksi kultural yang meneguhkan martabat manusia Bali dalam menjaga keseimbangan antara dimensi sakral, sosial, dan ekologis kehidupan, selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” bebernya.

BACA JUGA  Desa Jatiluwih Favorit Wisatawan di Tahun 2026, Suasana Alami Persawahan dan Subak Tradisional Jadi Daya Tarik  

Event seni budaya terbesar di Bali ini akan berlangsung mulai tanggal 13 Juni hingga 11 Juli 2026 dengan materi pokok yakni Peed Aya (Pawai), Kandarupa (Pameran), Rekasadana (Pergelaran), Utsawa (Parade), Kriyaloka (Lokakarya), Wimbakara (Lomba), Widyatula (Sarasehan), Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni), Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah) serta Bali World Culture Celebration (Perayaan Budaya Dunia).

“Sebanyak 20.929 seniman dari 673 sekaa akan terlibat dalam pelaksanaan PKB XLVIII Tahun 2026,” tutup Kadisbud Prov. Bali. PBN001

@pilar_bali_news

@pilarbalinews

Pilar Bali News