Ketangguhan lembaga keuangan diuji dari konsistensinya menjaga performa di masyarakat. Meski saat ini, terjadi gelombang ketidakpastian ekonomi global dan tekanan makroekonomi.
Kinerja yang solid ini ditunjukkan Bank BPD Bali, sebagai bank daerah berdaya saing nasional dengan mencatatkan pencapaian historis, meraih predikat Crown Champion atas kinerja predikat Sangat Bagus secara berturut-turut selama 25 tahun (2002–2026) dalam penganugerahan bergengsi 31st Infobank Award 2026 yang berlangsung di Jakarta.
Raihan prestasi ini bersamaan dengan penyerahan kategori penghargaan lainnya yang disematkan oleh Infobank Media Group kepada Bank BPD Bali, yaitu: 1. The Best Performance KBMI 1 Bank (Asset Class Above IDR 25 Trillion); 2. Crown Champion (The Bank with Consistent Excellent Performance for 25 Consecutive Years – 2002–2026); 3. Yearly Excellent Performance Bank 2026
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Leadership Mastery Forum 2026, dihadiri oleh sekitar 500 pimpinan tertinggi dan jajaran eksekutif dari industri perbankan, asuransi, hingga teknologi finansial Se-Indonesia.
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H., menanggapi capaian tersebut dengan rasa apresiasi yang mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan dan nasabah setia Bank BPD Bali.
“Penghargaan ini bukan sekadar piala, melainkan bukti nyata ketahanan, disiplin eksekusi, serta penerapan good corporate governance yang konsisten dari seluruh insan Bank BPD Bali. Di tengah dinamika volatilitas nilai tukar, suku bunga tinggi dan arus ekonomi global yang menantang, Bank BPD Bali terbukti mampu menjaga pertumbuhan aset secara sehat, berkelanjutan, dan adaptif,” ucap I Nyoman Sudharma.
Ditambahkan Nyoman Sudharma bahwa penghargaan yang diraih semakin memperkuat motivasi Bank BPD Bali, untuk terus memacu transformasi digital dan penguatan tata kelola risiko, khususnya dalam menghadapi ancaman siber dan perubahan lanskap bisnis perbankan masa kini.
“Kami berterima kasih kepada Infobank Media Group atas apresiasi ini, serta kepada pemerintah daerah selaku pemegang saham dan masyarakat Bali yang terus mempercayakan transaksi keuangannya kepada Bank BPD Bali. Pencapaian ini menjadi bahan bakar bagi kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” tegasnya.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dr. Dian Ediana Rae, S.H., LL.M., menyampaikan apresiasi serta pandangannya terkait kondisi industri perbankan nasional di tengah tantangan global.
Mengenai resiliensi perbankan nasional, Dian Ediana Rae menyoroti bahwa di tengah ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar keuangan global, sektor perbankan Indonesia tetap tangguh dengan kinerja intermediasi yang solid.
Data per Juni 2026 menunjukkan pertumbuhan kredit mencapai 12,67% (Rp9.080,87 triliun) dan DPK tumbuh 10,21% (Rp10.281,79 triliun), didukung rasio kecukupan modal (CAR) yang kuat di angka 23,70% serta NPL net terjaga di 0,82%.
OJK menekankan bahwa good corporate governance (GCG) dan integritas pimpinan (tone from the top) merupakan fundamental dalam menjaga kehati-hatian serta ketahanan bisnis perbankan dari berbagai risiko, termasuk risiko digitalisasi dan kebocoran data.
Dian Ediana Rae turut menyampaikan selamat kepada seluruh penerima penghargaan Infobank 2026 dan mendorong para pimpinan perbankan untuk terus mengambil keputusan berbasis bukti serta mitigasi risiko yang matang.
Sementara itu, Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, menegaskan bahwa Infobank yang telah berdiri selama 48 tahun terus berkomitmen untuk bersikap independen dan menjadi penunjuk arah di tengah ketidakpastian industri.
Ia menekankan pentingnya kelangsungan bisnis, pertumbuhan ekonomi yang merata, serta mendorong industri keuangan untuk beradaptasi secara lincah (agile) dalam menghadapi dinamika zaman.
Selain penganugerahan, rangkaian acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan dilangsungkannya prosesi peluncuran buku berjudul The Art of Banker Jahja Setiaatmadja karya Eko B. Supriyanto dan Jahja Setiaatmadja (Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk).
Pada kesempatan istimewa ini, Direktur Utama Bank BPD Bali turut diundang menjadi salah satu ambasador kehormatan.
Prosesi peluncuran tersebut dilakukan bersama tokoh-tokoh senior, di antaranya Agus D.W. Martowardojo (Senior Banker and Infobank Expert Council), Hendra Lembong (Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk), Haryanto Tiara Budiman (Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia dan Direktur PT Bank Central Asia Tbk), Tedy Alamsyah (Ketua Umum DPP Perbarindo), Aviliani (Ekonom Senior), Prof. Ari Kuncoro (Guru Besar Universitas Indonesia), Suhaimin Djohan (Direktur Utama Nobu Bank), serta Iwan Setiawan (Komisaris Utama PT Rintis Sejahtera).
Melalui raihan ini dan dukungan iklim industri yang positif, Bank BPD Bali makin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pembangunan daerah yang tidak hanya tangguh secara finansial, tetapi juga adaptif dan visioner dalam menghadapi era ketidakpastian ekonomi. PBN001