Ket Foto: Hotel Paradisus by Melia berada di lingkungan Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), Badung, menjadi pilihan utama menginap wisatawan lokal dan manca negara.
Paradisus by Melia menjadi pilihan hotel yang sangat representatif bagi wisatawan lokal dan manca negara yang mencari ketenangan dengan ciri khas lokal genius Bali. Brand Paradisus diketahui telah sukses beroperasi di berbagai destinasi eksotis di Eropa dan Amerika Latin.
Hotel Paradisus by Melia berada di dalam Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), yang dikenal memiliki hotel-hotel kelas berbintang lima dan sering menerima tamu-tamu sekaligus events internasional. Resor Paradisus juga menyediakan berbagai ruang dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap tipe wisatawan, termasuk The Reserve, konsep premium khusus dewasa dengan area eksklusif, suite unggulan, serta layanan pramutamu, serta Family Concierge.
Paradisus Bali menghadirkan sebuah konsep resor all-Inclusive, di mana memberikan pengalaman menginap yang mengintegrasikan berbagai elemen seperti aktivitas budaya, kuliner, kebugaran, relaksasi, hingga eksplorasi budaya lokal Bali sebagai bagian menyeluruh dari pengalaman menginap.
Kali ini, gebrakan dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) semakin memperkuat posisinya di segmen luxury travel melalui grand opening Paradisus by Melia Bali, pada 15-17 Mei 2026 di kawasan The Nusa Dua, Badung, Bali Selatan.
Paradisus by Melia mengawali peluncuran ini dengan harapan dapat menjadi salah satu ikon baru industri hospitality di Indonesia. Bahkan, makin memperkuat daya tarik wisata di Bali.
“Transformasi Melia Bali Hotel menjadi Paradisus Bali merupakan langkah strategis SSIA dalam membangun sektor pariwisata Indonesia, yang lebih kuat. Maka itu, inisiatif ini bukan hanya diharapkan dapat menarik wisatawan dari berbagai negara, tapi juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dalam hal service excellence yang akan memperkaya industri perhotelan di Indonesia,” tutur Presiden Direktur SSIA, Johannes Suriadjaja, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Johannes, gebrakan transformasi Melia Bali Hotel menjadi Paradisus Bali sejalan dengan visi jangka panjang SSIA untuk meningkatkan kontribusi recurring income hingga 20% – 30% dari total pendapatan perusahaan.
“Langkah ini untuk mencipatkan nilai panjang bagi para pemangku kepentingan,” bebernya.
Menarik diketahui, SSIA sebelumnya dikenal sebagai PT Mulia Investments Limited, yang berdiri tanggal 15 Juni 1971. Nama perusahaan kemudian berubah menjadi PT Surya Semesta Internusa (SSIA) pada Tahun 1995. Bisnis utama SSIA adalah pengembangan kawasan industri dan real estate, konstruksi, dan perhotelan. Portofolio investasi SSIA sangat beragam, termasuk Suryacipta City of Laundry, Subang Smartpolitan, Edenhaus Simatupang, Graha Surya Internusa (akan dibangun kembali sebagai SSI Tower), Hotel Gran Melia Jakarta, Paradisus by Melia Bali, Umana Bali, LXR Hotels & Resorts, dan Hotel BATIQA.
Diungkapkan General Manager Paradisus Bali Eduardo Castro Perera bahwa dalam transformasi ini merupakan hasil dari kinerja solid Melia Bali Hotel selama kurang lebih 40 Tahun terakhir.
“Tingkat hunian rata-rata mencapai 80 persen sebelum renovasi. Melalui semangat pelayanan yang baru, Paradisus Bali siap memberikan pengalaman menginap terbaik dan tidak terlupakan bagi para tamu di Bali,” terangnya.
Ditambahkan General Manager Paradisus Bali Eduardo Castro bahwa dengan lokasi di kawasan premium Nusa Dua, Paradisus Bali menawarkan beragam fasilitas unggulan.
“Seperti fasilitas dengan area eksklusif The Reserve khusus tamu dewasa, layanan Family Concierge untuk keluarga, pilihan restoran dan bar yang beragam, fasilitas kebugaran dan relaksasi, serta program aktivitas yang menonjolkan kekayaan budaya lokal Bali,” imbuhnya.
Bukan hanya melakukan penguatan aset, SSIA melanjutkan kemitraan strategis dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melalui perpanjangan Land Utilization & Land Development Agreement (LUDA) untuk Lot N1 di kawasan The Nusa Dua, Bali pada Januari 2025 silam. Melalui kerja sama yang terjalin lebih dari empat dekade antara ITDC dan SSIA, bukan saja sekadar hubungan bisnis, tapi juga mencerminkan kepercayaan kuat serta komitmen bersama memajukan pariwisata Indonesia.
“Kehadiran Paradisus by Melia ini adalah merek all-inclusive mewah dari Melia Hotels International, dirancang untuk wisatawan yang ingin kembali terhubung dengan alam, destinasi, dan diri mereka sendiri. Hadir di sejumlah lokasi unggulan di Karibia, Pasifik, Kepulauan Canary, dan Bali. Resor-resor Paradisus sukses mengangkat keaslian lokal genius melalui pengalaman imersif serta pendekatan unik terhadap kesejahteraan,” papar General Manager Paradisus Bali Eduardo Castro.
Menariknya, dalam fasilitas Paradisus by Melia, memiliki waterpark, lokasi bermaib padel, pemandangan pesisir pantai yang dekat dengan hotel, bahkan kolam renang anak dan dewasa yang sangat menawan. Keindahan pohon-pohon kelapa terbentang sebagai pemandangan khas yang membawa kesejukan. Wisatawan juga disuguhkan sajian kuliner dari lokal hingga manca negara.
“Semua filosofi ini diwujudkan dalam setiap tahapan pengalaman tamu melalui program Destination Inclusive, menghadirkan berbagai aktivitas terkurasi di dalam dan luar resor untuk mengungkap esensi budaya dan alam dari setiap destinasi,” pungkasnya. *