Ket Foto: Pemprov Bali Bangkitkan Talenta Masa Depan Lewat Bali Digifest 2026, dari Kreativitas hingga Perlindungan Data!
Kecerdasan buatan, konten kreatif, hingga bahasa dan aksara Bali bertemu dalam rangkaian Roadshow Bali Digifest 2026. Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) kembali menjangkau lima perguruan tinggi pada 29–30 Oktober 2026 untuk membuka wawasan mahasiswa tentang peluang berkarya dan berkontribusi dalam perkembangan digital daerah.
Lima perguruan tinggi tersebut ialah Institut Desain dan Bisnis Bali (IDB Bali), Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali Kampus Jimbaran, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Universitas Udayana, serta Universitas Markandeya.
Dengan Primakara University sebagai pelaksana swakelola serta dukungan Bank Indonesia dan Bank BPD Bali, roadshow menghadirkan tema yang menghubungkan teknologi dengan kreativitas, pelestarian budaya, dan kebutuhan layanan publik.
Rangkaian ini memperluas ruang belajar Bali Digifest 2026 ke berbagai bidang keilmuan.
Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenali penggunaan AI dalam proses kreatif, melihat peluang kewirausahaan digital, serta memahami pentingnya perlindungan data dan penguatan identitas budaya dalam perkembangan teknologi.
Kepala Diskominfos Provinsi Bali, Ir. Gede Pramana, S.T., M.T., dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun kemampuan digital yang berpijak pada kebutuhan masyarakat dan potensi Bali.
“Melalui Bali Digifest 2026, kami ingin membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan keberanian berkarya. Kemajuan teknologi, termasuk AI, perlu kita hubungkan dengan kebutuhan daerah, kreativitas generasi muda, serta upaya menjaga bahasa dan budaya Bali agar tetap hidup di ruang digital,” ungkapnya.
“Kolaborasi bersama Primakara University sebagai pelaksana swakelola, perguruan tinggi, dan para mitra menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat kegiatan ini. Kami berharap mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab dan menghadirkan karya yang memberi nilai bagi masyarakat,” tambahnya.
Di IDB Bali, roadshow pada 29 Oktober 2026 bertempat di Aula Lantai 3 dengan mengangkat topik “AI Generatif dalam Proses Kreatif DKV” dan “Jago Copywriting dengan AI”.
Kegiatan menghadirkan Dr. Made Arini Hanindharputri, S.Sn., M.Sn., ACP dan Putu Yogi Agustia Pratama, S.Pd., M.M., serta dipandu Ni Putu Emilika Budi Lestari, S.Kom., M.Sn., ACP sebagai moderator.
Perpaduan tema desain komunikasi visual dan copywriting membuka ruang eksplorasi mengenai hubungan AI dengan pengembangan gagasan serta penyampaian pesan.
Bagi mahasiswa, pembahasan ini relevan untuk melihat bagaimana teknologi dapat mendukung proses kreatif sambil tetap mengandalkan pertimbangan manusia dalam menilai kualitas dan kesesuaian hasilnya.
Pada hari yang sama, ITB STIKOM Bali Kampus Jimbaran menghadirkan agenda kewirausahaan berbasis teknologi dan konten kreator digital di Hall Lantai 4. Narasumber Ni Putu Putri Ayu Wijayanthi, S.Kom., M.M., dan Kevin Venco hadir dalam rangkaian yang mengangkat pengembangan ide kreatif menjadi solusi berdampak melalui dasar-dasar pemasaran digital serta peluang berkarya sebagai kreator konten.
Tema tersebut menghubungkan kreativitas dengan cara mengenali audiens dan menyampaikan nilai sebuah gagasan.
Mahasiswa diajak melihat peluang mengembangkan ide usaha maupun karya digital yang relevan dengan kebutuhan pengguna dan perkembangan media.
Di Universitas Mahasaraswati Denpasar, roadshow 29 Oktober 2026 berfokus pada “Konten Digital Kreatif: Mengembangkan Kreativitas dan Potensi melalui Konten Digital”.
Bertempat di Auditorium Yayasan PR Saraswati Denpasar, kegiatan menghadirkan Astika Pande, I Wayan Dodi Putra Artawan, S.Kom., dan Ni Putu Amanda Salsabila, dengan moderator Sherina Eknanda Juliantika.
Pengembangan konten menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi cara menyampaikan gagasan dan menampilkan potensi yang mereka miliki.
Tema ini juga membuka perspektif bahwa keterampilan komunikasi dan kreativitas memiliki peran dalam menghasilkan karya digital yang menarik serta bermanfaat.
Sementara itu, Universitas Udayana menghadirkan pembahasan yang mempertemukan teknologi dan identitas budaya pada 29 Oktober 2026 di Aula Lecture Building Lantai III, Kampus Bukit Jimbaran.
Topiknya ialah “Dari Keyboard ke Internet: Membangun Ekosistem Digital Bahasa dan Aksara Bali” serta “Dari Data Menjadi Peluang: Mendorong Inovasi Anak Muda Bali”. Narasumber yang dihadirkan ialah Cokorda Rai Adi Pramartha, S.T., M.M.S.I., Ph.D., dan Ir. Komang Oka Saputra, S.T., M.T., Ph.D., dengan moderator Fata Wafi Guntara.
Pembahasan bahasa dan aksara Bali membawa dimensi budaya ke dalam agenda transformasi digital.
Tema ini memperlihatkan ruang kontribusi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan teknologi dengan pelestarian warisan lokal, sekaligus mengeksplorasi data sebagai dasar pengembangan inovasi.
Rangkaian berlanjut pada 30 Oktober 2026 di Auditorium Graha Cendekia, Universitas Markandeya. Kegiatan menghadirkan Ir. I Putu Andika Subagya Putra, S.Pd., M.Kom., I Nyoman Murdita, S.Kom., M.Eng., dan Dita Ari Sutrisna.
Agenda mengangkat pemanfaatan kecerdasan buatan dalam transformasi digital dan perlindungan data pribadi, serta kolaborasi untuk penguatan transformasi digital pemerintah daerah.
Fokus tersebut melengkapi rangkaian roadshow dengan perspektif penggunaan teknologi yang memperhatikan keamanan informasi dan kebutuhan pelayanan masyarakat.
Melalui Bali Digifest 2026, Pemprov Bali bersama Primakara University serta perguruan tinggi dan para mitra diharapkan dapat memperkuat kolaborasi untuk menumbuhkan talenta digital yang kreatif, peduli budaya, dan bertanggung jawab.
Sampai berjumpa di roadshow selanjutnya! Pantau informasi terbaru dan keseruan rangkaian Bali Digifest 2026 melalui akun Instagram @balidigifest dan @primakara.univ. Kampusmu kapan? Tunggu kedatangan kami!