pilarbalinews.com

Today: 15 April 2026

Tindak WNA Pelanggar Aturan, Satgas Patroli Imigrasi Dharma Dewata Jaga Kepariwisataan Bali

Ket Foto Ist: Suasana usai apel Satgas Patroli Imigrasi Dharma Dewata, siap memberikan layanan patroli dan bertindak sesuai hukum terhadap WNA pelanggar aturan, Rabu (15/4/2026) pagi di Lapangan Niti Mandala Puputan, Renon, Denpasar.

Wilayah Bali dengan iklim kepariwisataan, tentu setiap tahunnya ramai dikunjungi Warga Negara Asing (WNA) sebagai wisatawan. Situasi ini memicu perhatian terhadap keamanan dan kondusifitas Bali, oleh karena itu Direktorat Jenderal Imigrasi secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi, diberi nama Dharma Dewata, Rabu (15/4/2026) pada apel digelar di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar.

Dijelaskan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko bahwa pengukuhan Satgas Dharma Dewata, adalah langkah strategis memperkuat pengawasan keimigrasian, menjaga stabilitas dan keamanan di Bali. Sasarannya, patroli di beberapa titik rawan pelanggaran, supaya menekan angka pelanggaran hukum WNA.

BACA JUGA  Tepat Sasaran, Penyandang Disabilitas dan ODGJ Dibantu Bupati Adi Arnawa

“Apel hari ini (Rabu) pembentukan Satgas Dharma Dewata, bukan hanya seremonial semata. Kami tidak ingin seremonial saja, tapi kami ingin ada hasil konkrit ke depan. Kita akan lakukan patroli berkala di titik-titik premier dan sekunder. Imigrasi bukan hanya pelayanan, tetapi pengawasan, dan kedaulatan negara. Kita sudah membentuk tim dan dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Lewat dukungan Pak Gubernur Bali, Pak Kapolda, dan lainnya, kami yakin ini bisa terlaksana baik ke depannya,” ucapnya.

Melalui apel Satgas Patroli Imigrasi Dharma Dewata, diperkirakan dihadiri 100 petugas Imigrasi. Harapannya, WNA yang berlibur di Bali, tetap menjaga perilaku dan sikap, sehingga terjadi kondusifitas bersama masyarakat lokal.

BACA JUGA  Digitalisasi Layanan Nasabah, CIMB Niaga Dukung Ekonomi dan Pariwisata Bali  

“Pengawasan dan penindakan, kami juga memiliki desa-desa binaan untuk melakukan upaya preventif. Pemberdayaan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

“Kami yakini akan ada dampak signifikan, patroli secara rutin dan jika ditemukan pelanggaran akan langsung ditindak. Kita tidak menutup diri, Pertama, pintu terbuka untuk WNA yang memberikan nilai tambah. Kedua, pintu tertutup bagi WNA yang melanggar aturan,” pungkasnya.

Dukungan terhadap Satgas Patroli Imigrasi Dharma Dewata, juga ditunjukkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster, yang hadir dalam momentum ini.

“Kami sangat mendukung kehadiran Satgas Patroli Imigrasi Dharma Dewata, di mana akan memberikan dukungan terhadap pariwisata Bali, khususnya menindak para WNA yang melanggar aturan di Bali,” tandasnya. PBN001