pilarbalinews.com

Today: 1 June 2026

Kebersamaan di Stakeholder Gathering, Luncurkan Corporate Culture Transformation BPR Kanti dan Buku Lawar Leadership

Penandatanganan komitmen dalam momentum Corporate Culture Transformation Bank BPR Kanti, dalam rangka meningkatkan kinerja terhadap kerja sama nasabah, akademisi dan masyarakat ke depan.

“Melalui pertemuan Stakeholder Gathering ini, kami juga jadikan momentum silaturahmi. Jadi penandatangan kerja sama dengan melibatkan Unhi, dan stakeholder terkait,” ujar Made Arya Amitaba, SE., MM., selaku Direktur Utama Bank BPR Kanti, Senin (1/6/2026).

BPR Kanti juga meluncurkan buku bertajuk Lawar Leadership, yang menjadi bukti nyata dalam upaya edukasi dan kepemimpinan. Buku Lawar Leadership mendorong pelaku perbankan, tidak saja mengedepankan bisnis, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial sekitar masyarakat.

“Hari ini bukan sekedar seremonial. Hari ini bukan sekedar peluncuran buku, bukan sekedar transformasi budaya dan bukan pula sekedar peluncuran sebuah buku. Hari ini adalah momentum kebangkitan kesadaran, momentum peneguhan arah, momentum ketika sebuah lembaga keuangan memilih untuk tidak hanya bertumbuh secara bisnis, tetapi juga bertumbuh secara moral, spiritual, dan kemanusiaan,” ungkap Amitaba.

Amitaba menegaskan tidak dipungkiri di tengah dunia yang berubah begitu cepat, masyarakat Bali telah menyaksikan begitu banyak institusi berlomba menjadi besar. Namun, tidak semua berlomba menjadi bermakna.

BACA JUGA  Tembus Pasar Mancanegara, Produksi Garam Palungan di Desa Les Buleleng Pertahankan Pola Tradisional

“Maka itu, banyak yang tumbuh dalam angka, tetapi belum tentu tumbuh dalam nilai. Banyak yang maju secara teknologi tetapi kehilangan sentuhan hati nurani. Karena itulah hari ini BPR Kanti ingin menyampaikan sebuah keyakinan besar bahwa masa depan tidak boleh dibangun dengan melupakan budaya. Kemajuan tidak boleh mematikan kebijaksanaan leluhur dan transformasi tidak boleh menghilangkan kemanusiaan,” tegasnya.

Ditambahkan Amitaba, keberadaan institusi yang akan bertahan bukanlah yang paling besar, melainkan yang paling mampu menjaga nilai, kemuliaan manusia dan tetap setia pada dharma pengabdiannya.

“Pertemuan ini menjadi agenda rutin tahunan BPR Kanti, stakeholder gathering BPR Kanti, sebuah ruang kebersamaan, sebuah ruang silaturahmi, sebuah ruang untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat, antara lembaga dengan komunitas, antara pelayanan dengan kepercayaan,” tandasnya.

LOGO BARU BANK BPR KANTI
Made Arya Amitaba, juga meluncurkan logo baru BPR Kanti, melalui transformasi budaya perusahaan, logo baru dimaknai merangkul, menguatkan, dan mengabdi.

Filosofi logo baru BPR Kanti, dua energi; antara profesionalisme dan kemanusiaan; antara keberanian dan kebijaksanaan; antara modernitas, akar budaya; antara pertumbuhan usaha dan ketulusan pelayanan.

BACA JUGA  Lepas Ribuan Peserta AIR 2025, Gubernur Koster dan Kajati Bali Ikuti Event Jalan 5 Km

“Dimaknai, dua tangan yang saling menggenggam, Yin Yang, Pusaran Arus, hingga Lingkaran Paripurna. Warna biru berarti keteguhan dan kepercayaan, sedangkan warna orange artinya keberanian,” ungkapnya.

Di sisi lain, Amitaba menekankan pula bank bukan sekedar tempat menyimpan uang. Bank adalah tempat menyimpan harapan, tempat menyimpan kepercayaan, dan tempat membangun masa depan bersama.

“Melalui stakeholder gathering ini kami ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tulus kepada seluruh nasabah, masyarakat dan stakeholder yang selama ini telah berjalan bersama BPR Kanti. Karena sesungguhnya perjalanan BPR Kanti sampai hari ini bukan dibangun oleh satu orang, tetapi dibangun oleh kepercayaan bersama, dibangun oleh doa-doa masyarakat dan dibangun oleh loyalitas para nasabah yang setia membersamai perjalanan kami,” pungkasnya. PBN001

Ket Foto: Stakeholder gathering 2026 bersama BPR Kanti, mengajak para nasabah untuk membangun kepercayaan bersama dan loyalitas bersama, Senin (1/6/2026).

 

@pilar_bali_news

@pilarbalinews

Pilar Bali News