Ket Foto Ist: Pos kesehatan 24 jam selama karya IBTK memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi seluruh masyarakat, Rabu (15/4/2026).
Pelayanan kesehatan tersedia selama 24 jam di kawasan suci Besakih, diberikan kepada pemedek karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK).
Upaya memberikan layanan kesehatan yang siaga 24 jam menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan keamanan dan kenyamanan umat.
Pos kesehatan di Besakih sejatinya telah lama hadir dalam setiap pelaksanaan karya. Namun, dalam tiga tahun terakhir, pengelolaannya berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi Bali dengan melibatkan seluruh UPTD Puskesmas Se-Bali. Kolaborasi ini memperkuat kualitas serta cakupan layanan kesehatan yang diberikan di lokasi.
“Pelayanan di pos kesehatan berlangsung tanpa henti selama 24 jam dengan sistem operan antarpetugas untuk memastikan layanan tetap optimal. Hal ini memungkinkan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam hari,” ucap Ni Putu Eny Trisnawati, salah satu tenaga kesehatan yang bertugas di pos kesehatan, Rabu (15/4/2026).
Layanan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah, penanganan keluhan ringan, seperti pusing, mual, dan muntah, serta penanganan cedera ringan akibat aktivitas di lapangan, seperti terkilir atau jatuh.
Pos kesehatan turut melayani sulinggih, pemangku, panitia, dan seluruh pemedek yang membutuhkan bantuan medis.
Sedangkan, kasus yang memerlukan penanganan lebih lanjut, petugas melakukan rujukan ke rumah sakit terdekat.
Melalui layanan kesehatan pos 24 jam, antusiasme masyarakat terhadap keberadaan pos kesehatan ini sangat positif bagi pemedek dari seluruh Bali.
“Di kawasan Besakih terdapat tiga titik pos kesehatan yang tersebar secara strategis, yakni di Perantenan Suci (dekat Penataran), Bencingah, dan Manik Mas. Penyebaran ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan di tengah padatnya aktivitas upacara,” demikian Eny. PBN001