Ket Foto: Suasana stand pernak-pernik UMKM plat besi asal Jambe Baleran, Tabanan, telah menembus pasar ekspor, Minggu (30/8/2026).
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbahan plat besi mampu dibentuk beraneka kerajinan unik, yang sangat diminati penikmat kerajinan pasar ekspor, seperti Inggris, Amerika, Prancis, Australia, dan Jerman.
Kerajinan plat besi asal Jambe Baleran, Tabanan, sukses dilakoni Gusti Ayu Made Ari. Berdiri sejak Tahun 1994 UMKM kerajinan berbahan plat besi, mampu menciptakan lapangan kerja, pasar lokal dan ekspor yang menjanjikan.
Ayu dan para pengrajin UMKM plat besi memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya, seperti Instagram, Facebook hingga Shopee. Cara ini akan mempercepat pertemuan penjual dan pembeli agar dapat melihat langsung produk plat besi diinginkan.
“Kerajinan dari plat besi berupa pernak-pernik hiasan, kalau yang lokal seperti tempat dupa, dulang, celengan, tempat aromaterapi dan lainnya. Kalau pasar ekspor, dibuat tempat kartu berbentuk binatang, dekorasi dinding, kupu-kupu, motor, bunga stick, dan lainnya. Pasar ekspor juga tergantung kebutuhan permintaan pemesannya. Guna mempermudah penjualan sering dipakai media sosial Facebook, Instagram, dan Shopee, agar kami bisa memperlihatkan produk ke pasar lokal atau luar negeri,” ujar Ayu, ditemui wartawan Pilarbalinews.com, saat pameran di stand Tanah Lot Festival, Minggu (30/8/2026).

Dikatakan Ayu, seperti orderan bunga stick dibuat berupa panjangan berbentuk ornamen bunga yang dipajang di taman terbuka. Bunga stick itu sampai tembus ke pasar Inggris. Sedangkan, pasar Perancis ke jenis dekorasi, serta pasar Amerika ke jenis bentuk animal.
“Sejak usaha kami berdiri di Tahun 1994, banyak kerajinan tangan yang dikerjakan dan sesuai permintaan pasar dalam mengolah bahan dasar plat besi. Kerajinan bunga stick ke Inggris, kami rata-rata mengirimkan order 5.000 buah sekali kirim dengan beragam corak dan warna,” katanya.
Diutarakan Ayu, terhadap kerajinan plat besi yang dijual di pasaran lokal dijual sekitar Rp15.000 s.d. Rp20.000-an per satuan produk.
“Kalau di lokal biasanya ke hotel-hotel, kalau ke luar negeri di ke acara festival atau garden. Kerajinan plat besi bentuk bunga stick, binatang dan tanaman dipanjang di garden, itu banyak yang diminati di luar negeri,” ujarnya.

Produk kerajinan plat besi juga memiliki daya tahan anti karat dengan menggunakan bahan bakar Pertalite, tujuannya agar plat besi tidak mudah berkarat di luar ruangan.
“Kami menjaga daya tahan plat besi dari karat menggunakan pertalite, tujuannya supaya memiliki daya tahan anti karat lebih lama,” katanya.
Salah satu peminat UMKM asal Inggris, Morgan menyatakan sangat tertarik melihat karya unik UMKM dari bahan dasar plat besi. Seperti bentuk stick binatang dan bunga. “Kerajinan tangan ini sangat unik, saya suka melihat dan tertarik membawanya pulang negara saya,” katanya.
Manajemen Operasional Badan Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot I Wayan Sudiana, SE., sangat mengapresiasi stand kerajinan tangan plat besi asal Tabanan, tidak hanya mampu menembus pasar ekspor, tetapi menunjukkan UMKM dapat membuka peluang kerja baru yang sangat membanggakan dan menjanjikan.
“Tentu dalam kondisi ekonomi sekarang ini, terselenggaranya Tanah Lot Festival Ke-7 bukan hanya seremonial semata, tetapi cara kita bertahan hidup dan titik kumpul wisatawan ke Tabanan. Mereka salah satunya melihat langsung UMKM kerajinan tangan dari plat besi ini, yang sangat bernilai tinggi dan terbukti menembus pasar luar negeri. Kita harus mencontohnya, khususnya generasi muda, bahwa ini peluang UMKM yang menjanjikan ke depannya,” tandasnya. PBN001/Dewa Kusuma