Skip to main content

pilarbalinews.com

Today: 26 September 2026

Didukung Sektor Pariwisata Bali, APCA Didik Generasi Muda Belajar Bisnis Kuliner dan Pastry Profesional

Ket Foto: Louis Tanuhadi – Industri pariwisata dan hospitality di Bali, mendorong kehadiran APCA dalam mencetak tenaga chef ahli kuliner dan pastry profesional, Jumat (25/9/2026).

Academy of Pastry & Culinary Arts (APCA) Bali, merupakan lembaga jaringan sekolah kuliner dan pastry profesional dengan taraf internasional.

Kehadiran APCA Bali, sangat dinantikan masyarakat yang memiliki minat tinggi untuk belajar dunia kuliner dan pastry profesional.

Louis Tanuhadi adalah chef senior, ahli coklat (chocolatier), sekaligus Director & Executive Pastry Chef, mengatakan dengan tingginya animo masyarakat terhadap APCA tahun 2026 ini. APCA akan menerima calon didik baru, ada hanya 5 kelas dan masing-masing kelas berisi 12 orang murid.

Menariknya, calon didik ini akan khusus untuk belajar kuliner, coklat, pastry, pizza dan lainnya.

BACA JUGA  Jimbaran Hijau Turun Salurkan 100 Paket Sembako, Sasar Lansia Sambut Nyepi Saka 1948

“Calon didik pada Oktober 2026 nanti kami akan belajar mulai tahap basic, intermediate, hingga advance. Kualifikasi usia diterima mulai umur 16 tahun s.d. 35 tahun, sehat jasmani rohani, dan cakap berbahasa Inggris. Kita terkadang ada kursus singkat juga,” ungkap Chef Louis, Jumat (25/9/2026).

Louis Tanuhadi adalah chef senior, ahli coklat (chocolatier), sekaligus Director & Executive Pastry Chef.

Bali menjadi daerah potensial untuk pengembangan APCA, karena sesuai dengan iklim pariwisata.

“Di Bali, selain mereka bisa belajar, tapi juga bisa enjoy dengan kehidupan di Bali,” ungkapnya.

Hal penting lainnya, APCA menjadi satu-satunya sekolah di Indonesia yang memberikan sertifikat City 8 Guilds.

“Sertifikat City 8 Guilds adalah lembaga sertifikasi internasional dunia untuk profesi. Selain serifikat City 8 Guilds, murid yang lulus akan diberikan ijazah tamat belajar,” tegas Chef Louis.

Di sisi lain, Chef Louis memandang dengan potensi penduduk yang banyak di Indonesia, hanya saja ia memandang tidak semua diarahkan bakatnya.

BACA JUGA  Triwulan I 2026, Pelemahan Permintaan Picu Koreksi Harga Properti Komersial Bali

“Jadi mulai dari Bali, saya lihat di Bali adalah potensi (generasi muda) yang sangat banyak sekali. Ibaratkan banyak sekali peluru yang bertebaran, tetapi tidak ada pistol yang mengarahkan,” ungkapnya.

Diterangkan Chef Louis bahwa dengan sektor hospitality yang berkembang di Bali, maka APCA berkomitmen ke depan bukan saja sebagai sekolah.

“Namun, kami APCA Bali akan mendorong hadirkan chef-chef internasional yang akan memberikan ilmu-ilmunya ke generasi muda kita. Mereka akan belajar benar-benar dari ahlinya. Kita ini adalah pekerja yang ulet dan berlatih untuk sesuai yang kita pelajari, seperti saya punya murid, mereka berlatih akan bertanding dan menang dalam suatu kejuaraan,” tandasnya. PBN001

@pilar_bali_news

@pilarbalinews

Pilar Bali News