Ket Foto: Resmi pembukaan rute Bali–Melbourne, TransNusa memperkuat konektivitas pariwisata Bali, Senin (19/10/2026) malam.
Konektivitas rute penerbangan ditingkatkan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, melalui penerbangan perdana maskapai atau inaugural flight TransNusa yang menghubungkan rute Bali (DPS) – Melbourne (MEL) pp.
Melalui penerbangan perdana yang dilaksanakan, Senin (19/10/2026) malam tersebut, konektivitas Bali dengan Australia semakin kuat dengan bertambahnya opsi penerbangan bagi para pengguna jasa.
Penerbangan TransNusa rute Bali-Melbourne dilayani dengan nomor penerbangan 8B018, terbang perdana dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada Senin (19/10/2026) malam Pukul 20.33 WITA dengan mengangkut 139 penumpang.
Sementara itu, untuk rute sebaliknya dilayani dengan nomor penerbangan 8B019, tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (20/10/2026) pagi pukul 10.10 WITA dengan mengangkut 86 penumpang.
Penerbangan rute Bali – Melbourne pp yang dioperasikan oleh TransNusa tersebut dijadwalkan beroperasi 7 kali dalam sepekan.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, menyampaikan apresiasi atas operasional penerbangan baru TransNusa rute Melbourne.
“Kami ucapkan selamat atas penerbangan perdana TransNusa rute Bali – Melbourne pp. Kami melihat adanya potensi besar pada rute ini untuk memperkuat posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai hub pariwisata Indonesia, mengingat Melbourne merupakan salah satu dari 5 teratas rute internasional dengan rata-rata jumlah penumpang dan rataan load factor tertinggi,” jelas Nugroho Jati.
Saat ini rute Melbourne dilayani oleh 7 maskapai, yakni Jetstar, Virgin Australia, Garuda Indonesia, Batik Air Malaysia, Qantas, Indonesia Air Asia, dan TransNusa.
Rute Melbourne juga menambah jumlah rute penerbangan internasional yang dioperasikan maskapai TransNusa di Bali, setelah Perth, Singapura, Guangzhou, dan Phuket.
Melalui dioperasikannya rute Melbourne oleh TransNusa tersebut, konektivitas antara Bali dan Melbourne semakin bertambah, serta menambah pilihan masyarakat untuk terhubung dengan kedua destinasi.
“Kami berharap terbukanya rute ini dapat semakin mempermudah akses antar destinasi dan menambah opsi perjalanan ke Australia bagi pengguna jasa bandara, khususnya di Pulau Bali,” tambah Nugroho Jati.
Hingga akhir September, tercatat Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani sebanyak 63 rute penerbangan yang dioperasikan oleh 50 maskapai penerbangan, yang terbagi menjadi 22 rute domestik dan 41 internasional yang tersebar di 16 negara.
“Bertambahnya maskapai yang melayani rute Melbourne dari Bali ini juga diharapkan akan menambah jumlah kunjungan wisatawan asal Australia ke Bali.
Hingga akhir September, tercatat wisatawan Australia menempati urutan pertama jumlah kunjungan ke Bali, mencapai 1,3 juta wisatawan atau mencakup hingga 25% dari total kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali,” ujar Nugroho Jati melanjutkan.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan sepenuh hati kepada para pengguna jasa bandara, salah satunya dengan aktivasi rute-rute baru dan penambahan frekuensi penerbangan. Kami senantiasa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait unuk menambah konektivitas di Pulau Bali,” demikian Nugroho Jati. PBN001