pilarbalinews.com

Miliki Kapasitas dan Pengalaman, Wayan Suyasa Segera Dilantik Ketum DPP PSI Kaesang Pangarep

Ket Foto: Wayan Suyasa, SH., terpilih sebagai Ketua DPW PSI Provinsi Bali, Sabtu (24/1/2026).

Kader politik senior di Bali, Wayan Suyasa, SH., rencananya dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Bali, Sabtu (24/1/2026) hari ini.

Prosesi pelantikan politisi kelahiran 6 Februari 1971 ini, akan diikuti pelantikan pengurus PSI setingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten/Kota.

Wayan Suyasa mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Badung ini dikenal sebagai kader politik senior di Bali.

Ia menggantikan posisi Ketua DPW PSI Provinsi Bali sebelumnya, I Nengah Yasa Adi Susanto, yang telah mengundurkan diri.

Melalui kehadiran Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Kaesang Pangarep, yang secara resmi melantik Wayan Suyasa menjadi Ketua DPW PSI Provinsi Bali; Cok Gede Ngurah Dwi Satria W sebagai Sekretaris DPW PSI Provinsi Bali; dan Komang Suarsana sebagai Bendahara DPW PSI Provinsi Bali. Termasuk dilantik seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Se-Bali.

PSI di Bali diharapkan mampu lebih menunjukkan kredibilitas dan daya saingnya di masyarakat Bali. Targetnya tentu meraih kursi di setiap DPRD Kota/Kabupaten/Provinsi, bahkan ke tingkat RI di Pemilu 2029.

BACA JUGA  Aturan Baru Pengendalian Internal dan Perilaku Perusahaan Efek Dirilis OJK

Meski demikian Suyasa, dengan pengalaman sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Badung. Di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua DPD II Golkar Badung, perolehan kursi Golkar di DPRD Badung meningkat signifikan dari 7 kursi menjadi 11 kursi pada Pemilu Legislatif 2024. Hal ini dinilai capaiannya, melampaui ambang batas 20 persen, yang secara politik membuka peluang Golkar mengusung calon bupati tanpa koalisi.

“Melalui berbagai pengalaman, peta perpolitikan tentu berubah, apalagi PSI Bali kini diperkuat oleh gelombang eksodus sejumlah tokoh politik senior dan mantan pentolan partai-partai besar lainnya yang memutuskan berlabuh ke PSI,” ungkap Suyasa belum lama ini, yang berlatar belakang profesional di sektor pariwisata dan pernah bekerja di Hotel Bali Resort & Novotel Bali selama kurang lebih 15 tahun (1992–2007).

Suyasa menilai akan terjadi kolaborasi pengalaman politik dan semangat anak-anak muda sebagai indentitas PSI. Selain itu, di Bali antusiasme anak muda sangat tinggi dalam mengarungi politik.

“Kami hadir bukan lagi untuk melengkapi partai di Bali, lewat formasi yang baru ini kami akan targetkan pertumbuhan suara yang signifikat di seluruh wilayah Bali. Kami tetap usung visi untuk membawa politik yang santun, cerdas, dan bertenaga maksimal,” beber Suyasa mantan Ketua DPC Baladika Bali Kabupaten Badung; Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Bali Kabupaten Badung; serta Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Angsoka Sari ini.

BACA JUGA  OJK Sempurnakan Tata Cara Pembentukan Peraturan, Nomenklatur SE OJK Menjadi PADK

PSI ke depannya akan meningkatkan cara kreatif khas anak muda PSI, dan dikombinasikan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat Bali di level kebijakan.

“Rencana terhadap target PSI Bali di Pemilu 2029, yakni berkontribusi bagi DPP PSI meraih setidaknya satu kursi di DPR RI dan PSI di Bali 4 besar, PSI di Bali 4 besar menjadi prinsip dan komitmen sebagai Ketua DPW, serta kursi PSI di setiap Kabupaten/kota,” tandas Suyasa, mantan anggota DPRD Badung periode 2004–2009 melalui Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) daerah pemilihan Mengwi; Anggota DPRD Badung periode 2014–2019 melalui Partai Golkar; Mantan Wakil Ketua I DPRD Badung periode 2019–2024; dan mantan calon Bupati Badung pada Pilkada 2024. PBN001