Ket Foto Ist: Gubernur Koster bersama Kapolda Bali meninjau apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketupat 2026, di Lapangan Iptu Soetardjo Mako Brimob Tohpati, Denpasar, Kamis (12/3/2026).
Gubernur Bali Wayan Koster masih menunggu keputusan dari Kementerian Agama RI, perihal pelaksanaan Idul Fitri.
Diketahui Hari Raya Nyepi di Bali digelar pada Kamis (19/3/2026). Sedangkan untuk takbiran Idul Fitri, disebutkan Gubernur Koster diperkirakan ada digelar pada Kamis (19/3/2026) dari semeton muslim Muhammadiyah di Bali.
“Setelah kami hitung ada 4 mesjid dari semeton Muhammadiyah di Bali. Jika tangggal 19 Maret 2026 (takbiran), tentu ada seruan bersama bilamana ke Mesjid terdekat dari rumah harus berjalan kaki, tidak ada pawai kendaraan, dan merayakan takbiran di rumah masing-masing,” ujar Koster, usai apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketupat 2026, dalam rangka perayaan Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tahun 2026 di Lapangan Iptu Soetardjo Mako Brimob Tohpati, Denpasar, Kamis (12/3/2026).
Gubernur Koster berharap terjadi toleransi antar umat beragama di Bali, sehingga Nyepi dan Idul Fitri dapat berjalan aman serta sesuai harapan masyarakat di Bali.
“Kalau dari Muhammadiyah, ada 4 mesjid dan pesertanya tidak banyak. Mari kita saling menghormati dan menjaga kerukunan bersama umat beragama,” ucapnya. PBN001