Ket Foto Ist: Gubernur Bali Wayan Koster (kanan) duduk berdampingan dengan Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra (kiri), dalam membahas tuntaskan perbaikan jalan berlubang hingga area lampu gelap sepanjang jalan menuju karya IBTK, Selasa (31/3/2026).
Gerak cepat Pemprov Bali, menjelang puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026, melalui perbaikan-perbaikan infrastruktur jalan dan lampu penerangan jalan menuju Pura Agung Besakih.
Menurut Gubernur Wayan Koster menyoroti masih ditemukan jalan berlubang di sejumlah titik, penerangan yang tidak berfungsi, dan jalur gelap minim rambu yang berpotensi sehingga membahayakan pemedek.
“Tidak usah saling tunjuk kewenangan, tidak usah tunggu prosedur panjang. Besok langsung kerjakan. Ini acara besar, tidak boleh ada jalan rusak dan lampu mati,” tegas Gubernur Koster, Selasa (31/3/2026), di dampingi Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, dan pejabat lainnya.
Melalui rapat persiapan akhir di Gedung Wyata Graha kawasan parkir Manik Mas, Besakih, Karangasem, Gubernur Koster memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan percepatan perbaikan tanpa birokrasi berbelit.
Bukan hanya menggelontorkan APBD Pemprov Bali guna mempercepat penanganan sejumlah infrastruktur, Gubernur Koster menyatakan rencana menggandeng PLN untuk solusi cepat.
Hal itu terkait pemasangan lampu darurat, penambahan titik penerangan, serta penyediaan sambungan listrik. Langkah ini diambil supaya tidak ada lagi area gelap di jalur utama.
Alat berat dan tim siaga turut dikerahkan dalam memastikan kesiapan infrastruktur, di antaranya ekskavator dan bulldozer disiapkan. Truk crane, peralatan tambal jalan standby, personel teknis siaga di lapangan. Semua pekerjaan ditargetkan rampung sebelum puncak karya.
“Pemedek jangan terlalu lama antre, harus nyaman dan aman saat tangkil. Kita targetkan bisa selesai dalam waktu yang wajar. Ini adalah upacara keagamaan terbesar di Bali, ini tanggung jawab kita semua, secara institusi maupun personal. Tidak bisa diserahkan ke satu pihak saja. Mari bergerak bersama, Pemprov, Pemkab, lembaga terkait, kelompok hingga individu punya tanggungjawab yang sama untuk mensukseskan dan memperlancar IBTK. Semua harus bergerak,” tandasnya. PBN001