Ket Foto: Bandara I Gusti Ngurah Rai dihias ornamen selama bulan Ramadan dan menyambut hari raya Nyepi, Selasa (10/3/2026).
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, menghadirkan suasana penuh harmoni di suasana Ramadan dan menjelang Nyepi.
Hal ini bertujuan memberikan kenyamanan dan perjalanan berkesan bagi penumpang yang melakukan perjalanan dari dan menuju Bali.
Dikatakan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati bahwa pelayanan penumpang periode Ramadan dan Hari Raya Suci Nyepi, meliputi pemasangan ornamen dengan menekankan asimilasi budaya untuk memperkuat ambience dan customer experience, pelaksanaan thematic event pawai ogoh-ogoh dan parade Idul Fitri, pembagian takjil gratis selama bulan Ramadan, serta penambahan personel customer service mobile.
“Kami berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan pelayanan terbaik selama periode bulan Ramadan dan Hari Raya Nyepi yang akan diperingati pada 19 Maret mendatang. Kami memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia dengan baik, serta kualitas layanan dalam taraf optimal, sehingga penumpang dapat merasakan suasana nyaman yang penuh dengan harmoni di tengah perjalanan,” ujar Nugroho Jati, Selasa (10/3/2026).
Nugroho Jati menambahkan dalam meningkatkan customer experience selama berada di bandara, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menghias area terminal dengan ornamen dengan nuansa khas Ramadan dan Hari Raya Nyepi.
“Tentu ini menjadi bukti keunikan Pulau Bali sebagai pulau yang penuh dengan harmoni. Thematic Event berupa pawai ogoh-ogoh dan parade Idul Fitri juga akan kami laksanakan untuk semakin memperkuat suasana Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Kami berharap aktivasi tersebut dapat menghadirkan pengalaman tak terlupakan serta suasana terbang yang nyaman dan berkesan bagi para pengguna jasa,” imbuh Nugroho Jati.
Pihak bandara juga melakukan penambahan personel customer service mobile yang siap membantu perjalanan penumpang.
Pihak bandara juga berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait, mulai dari maskapai, ground handling, hingga instansi terkait lainnya guna memastikan operasional penerbangan selama Ramadan berjalan lancar. Koordinasi ini penting untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada penumpang yang melakukan perjalanan udara melalui Bali.
Nugroho Jati mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke bandara serta memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia guna memperlancar proses perjalanan.
“Kami berharap seluruh pengguna jasa dapat merasakan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman untuk menjalankan ibadah di bulan yang suci ini saat melakukan perjalanan udara,” demikian tutupnya. PBN001