Ket Foto: PT Pegadaian peroleh dua penghargaan bergengsi, yakni: ‘Best Sovereign Sukuk’ dan ‘Best Social Bonds in Asia 2025’, diajang 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025.
Prestasi gemilang di kancah global diraih PT Pegadaian, bukti nyata kni lewat dua penghargaan bergengsi, yakni: ‘Best Sovereign Sukuk’ dan ‘Best Social Bonds in Asia 2025’, diajang 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025.
Penghargaan yang diselenggarakan oleh Alpha Southeast Asia tersebut, diterima langsung oleh Treasury Division Head PT Pegadaian, Luh Putu Andarini, di The Fullerton Hotel, Singapura, Kamis (12/2/2026) belum lama ini.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam menerbitkan surat utang senilai total Rp 4,457 triliun (setara US$278,5 juta).
Apresiasi berskala internasional yang diterima tersebut menjadi bukti pengakuan pasar global terhadap fundamental keuangan dan dampak sosial yang dihasilkan oleh Pegadaian.
Penerbitan instrumen ini merupakan bagian dari langkah proaktif perusahaan dalam diversifikasi sumber pendanaan, yang terdiri dari Sukuk Mudharabah sebesar Rp 1,752 triliun serta Social Bonds (Obligasi Sosial) sebesar Rp 1,940 triliun.
Seluruh dana yang dihimpun dialokasikan untuk memperkuat pendanaan di sektor pembiayaan mikro dan UMKM. Langkah ini sejalan dengan misi perusahaan untuk mempercepat inklusi keuangan dan mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.
Transaksi ini pun mencatat kelebihan permintaan (oversubscribed), yang mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap profil risiko dan prospek bisnis Pegadaian.
Diungkapkan Direktur Keuangan & Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha bahwa penghargaan ini menjadi validasi atas dedikasi perusahaan dalam menyelaraskan profitabilitas dengan penuh tanggung jawab sosial.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan internasional atas komitmen Pegadaian dalam menghadirkan solusi pendanaan yang tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Kami akan terus memperkuat peran Pegadaian sebagai katalisator inklusi keuangan dan motor pertumbuhan usaha mikro di Indonesia,” tegas Ferdian.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, menyampaikan rasa apresiasinya atas capaian tersebut.
Ia menilai penghargaan ini menjadi energi positif bagi seluruh insan Pegadaian di daerah, untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Prestasi di tingkat internasional ini membuktikan bahwa Pegadaian semakin dipercaya, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga oleh investor global. Bagi kami di wilayah, ini menjadi motivasi untuk semakin agresif mendorong pembiayaan produktif UMKM, memperluas literasi keuangan, serta memastikan bahwa setiap instrumen pendanaan yang diterbitkan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” beber Edy.
Keberhasilan strukturisasi dan distribusi instrumen ini didukung oleh sinergi kuat dengan para Joint Lead Underwriters (JLU) terkemuka, di antaranya PT CIMB Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, serta PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas.
Ke depannya, PT Pegadaian berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan instrumen pendanaan berkelanjutan (sustainable finance). Dengan memperluas jangkauan pembiayaan berbasis syariah dan sosial, perusahaan optimistis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap stabilitas ekonomi nasional dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan.
Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas.
Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024.
Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.
Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah).
Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang dengan fokus pada pengembangan ekosistem emas dan transformasi digital, untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.
Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, menciptakan dampak positif bagi komunitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara luas. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id.
Riana Rifani
Dept. Head Corcom
riana.rifani@pegadaian.co.id
62-81283128827 Yolanda Vidia
Publicist – External Communication
yolanda.vidia@pegadaian.co.id
62-8117776233