Ket Foto: Program Light Up The Dream bertujuan membantu listrik untuk keluarga prasejahtera di wilayah Sesetan, Kota Denpasar, Selasa (21/10/2025).
Peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali kembali mewujudkan mimpi masyarakat prasejahtera untuk menikmati listrik mandiri melalui program Light Up The Dream (LUTD), Selasa (21/10/2025).
Salah satunya diperoleh I Nyoman Nuki, warga Sesetan, Denpasar Selatan, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir.
Diketahui rumah sederhana beratapkan seng yang ditempati bersama istri dan anaknya kini terang oleh listrik PLN, setelah bertahun-tahun hanya menumpang sambungan listrik dari tetangga.
Petugas PLN turun langsung menyusuri gang kecil berkerikil menuju rumah berdinding batako tanpa cat, di mana sebagian masih bersekat kayu untuk memastikan penyambungan listrik berjalan aman dan layak.
Made Rasmi, istri I Nyoman Nuki, mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas bantuan PLN ini.
“Kami dulu hanya bisa minta listrik dari tetangga. Sekarang akhirnya punya listrik sendiri. Terima kasih kepada PLN dan semua yang sudah membantu,” tutur Rasmi.
Melalui program Light Up The Dream, sebagai inisiatif sosial insan PLN yang secara sukarela berdonasi untuk membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan sambungan listrik gratis.
Hingga tahap IV tahun 2025 (per Agustus), PLN UID Bali telah menyalurkan bantuan bagi 71 pelanggan di seluruh Bali.
Momentum HLN ke-80 tahun ini, PLN melakukan penyalaan serentak bagi 20 pelanggan baru di tiga lokasi: Sesetan (Denpasar), Tianyar (Karangasem), dan Depeha (Buleleng).
Secara nasional, kegiatan LUTD digelar serentak dan disaksikan secara daring oleh Yusuf Didi Setiarto, Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN.
Yusuf Didi mengatakan LUTD merupakan wujud nyata nilai AKHLAK, budaya perusahaan PLN yang menanamkan empati dan tanggung jawab sosial.
“Program ini bukan sekadar menyalakan listrik, tetapi menyalakan harapan dan membuka ruang peradaban. Dengan semangat empati dan gotong royong insan PLN, kita ingin memastikan tidak ada saudara kita yang tertinggal dari akses listrik,” terangnya.
Ia menambahkan dalam momentum HLN ke-80 ini insan PLN mempersembahkan 8.000 sambungan listrik gratis di seluruh Indonesia sebagai bentuk bakti kepada negeri.
Sementara itu, General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa LUTD menjadi bukti nyata kepedulian insan PLN dalam menyalakan mimpi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui LUTD, kami ingin membawa terang bagi mereka yang selama ini belum tersentuh. Listrik bukan hanya penerang, tetapi juga penggerak kesejahteraan masyarakat. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak yang turut bersinergi dalam program ini,” ujar Eric.
PLN juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah yang telah menyinergikan LUTD dengan program sosial, seperti Bedah Rumah, sehingga masyarakat menerima manfaat paket lengkap yakni rumah layak huni sekaligus sambungan listrik gratis.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, dalam kesempat ini turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PLN dan Pemerintah Kota Denpasar.
“Program ini sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang menjadi motto Kota Denpasar, Dunia adalah Satu Keluarga. Spirit ini menekankan pentingnya persaudaraan, kebersamaan, dan kolaborasi antarsemua pihak. Melalui LUTD, PLN telah menerjemahkan semangat kemanusiaan itu secara nyata,” bebernya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Denpasar akan terus membantu masyarakat melalui program bedah rumah dan intervensi sosial lainnya.
“Terima kasih kepada PLN yang telah turun langsung ke masyarakat, menjemput bola untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Denpasar,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Denpasar Selatan, Polsek Denpasar Selatan, Lurah Sesetan, serta jajaran manajemen PLN UP3 Bali Selatan. PBN001