Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., selaku Kepala BNN RI., yang diangkat sejak Agustus 2025 ini belum mau menanggapi saat dirinya diprediksi masuk bursa nama-nama calom menggantikan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Terhadap isu pergantian Kapolri, kian mencuat di publik masyarakat. Sebab, sangat erat keterkaitan Presiden RI Ke-8 Prabowo Subianto, yang diprediksi hendak melakukan perombakan kabinet, termasuk ditubuh Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, diketahui telah memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia sejak Januari 2021, dia dikabarkan akan digantikan dalam waktu dekat.
Diprediksi pula, beberapa nama-nama perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga, tengah masuk dalam bursa calon Kapolri.
Di antaranya ada nama-nama seperti Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Komjen Pol. Syahar Diantono, termasuk Komjen Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, ramai masuk dalam bursa calon Kapolri.
Saat ditanya wartawan di sela-sela konferensi pers kegiatan BNN RI di Hotel Kartika Plaza, Badung, Bali, soal dijagokan sebagai Calon Kapolri. Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, tidak mau memberikan komentar dan langsung menghindar.
“Waduhh,” katanya sambil berjalan meninggalkan tempat konferensi pers, dengan senyuman khasnya, Rabu (17/9/2025).
Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, sepertinya tidak ingin berkomentar dan tidak ingin membuat persepsi berbeda di masyarakat. Ia memilih meninggalkam tempat konferensi pers, dan belum mau berspekulasi lebih jauh.
Saat ini, diduga meski pihak Istana membantah adanya surat presiden (surpres) yang dikirim ke DPR terkait pergantian tersebut. Pembahasan terhadap sosok pengganti Kapolri mulai mengemuka dan menjadi isu menarik di masyarakat. PBN001